:::: MENU ::::

Tak terasa ya, ternyata hari ini sudah memasuki tengah semester. Bagi pelajar sekolah dasar dan sekolah menengah, pekan kemarin kalian sudah menempuh ulagan tengah semester. Berikutnya kurang dari tiga bulan kalian akan menghadapi ujian akhir semester. Tidak bisa dipungkiri, terkadang kalian dilanda rasa jenuh dalam belajar. Sebenarnya dalam melakukan hal apa pun yang sifatnya rutinitas, ada saja rasa jenuh tersebut.

Kalau mendengar kata "jenuh", di dalam ilmu kimia dikenal "larutan jenuh". Pernah mendengarnya ya? Apa artinya larutan jenuh?

Coba ambil gelas kosong, isi dengan air bening 3/4 bagian. Lalu, ambil gula pasir. Masukkan gula pasir tersebut ke dalam gelas berisi air, perlahan, sampai larut (agar lebih cepat larut, kalian harus mengaduknya dengan sendok). Terus saja larutkan gula pasir, sampai kalian akan menemukan gula pasir yang dimasukkan ke dalam gelas tersebut tidak dapat larut lagi. Betul kan?

Nah, tepat ketika gula pasir yang dimasukkan ke dalam gelas berisi air tadi, lalu diaduk, tetapi tetap tidak dapat melarut, masih saja berupa gumpalan padat gula pasir, itulah yang dinamakan "larutan jenuh". Larutan jenuh tadi kalau kalian aduk sampai beratus kali pun tetap tidak dapat melarutkan gula lagi. Sama ketika kalian mengalami kejenuhan. Bisa jadi karena terlalu sering menerima pelajaran setiap hari, akibatnya otak kalian merasa jenuh. Artinya otak kalian sudah tidak dapat menerima pelajaran tadi. Nah lho, kalau sudah jenuh begitu, kalian akan merasa tidak connect dengan pelajaran yang kalian terima. Walau sudah kalian paksakan, tetap saja pelajaran itu tidak bisa masuk ke otak (tidak dapat memahami pelajaran itu).

Lantas, agaimana cara mengatasinya? Bagaimana agar otak kalian berjalan normal seperti sedia kala, tidak merasa jenuh lagi?

Selain "larutan jenuh", masih di dalam ilmu kimia dikenal juga istilah "larutan lewat jenuh", artinya larutan jenuh tadi ternyata masih bisa melarutkan gula pasir. Namun harus ada perlakuan terlebih dahulu, yaitu dipanaskan. Melalui proses pemanasan, larutan tadi menerima energi dalam bentuk panas. Energi tadi digunakan larutan untuk memacu molekul-molekul air bergerak lebih cepat. Sehingga air mempunyai daya larut lebih tinggi.

Sama seperti larutan jenuh, kalian yang merasa jenuh bisa juga menghilangkan jenuhnya. Sama persis dengan larutan jenuh, kalian pun harus "dipanaskan". Bedanya kalau larutan dipanaskan dengan menggunakan api, kalau kalian jenuh dipanaskan dengan melakukan kegiatan yang bisa membuat dirinya fresh. Banyak hal yang bisa dilakukan, mulai dari hal kecil sampai hal-hal yang butuh nyali besar dan biaya tinggi. Salah satunya adalah jalan-jalan. Ya, bisa dengan mengelilingi kompleks, berkunjung ke rumah kerabat dan sahabat, atau sekadar jalan kaki menyapa tetangga. Hal lainnya seperti mengunjungi tempat wisata. Tergantung seberapa besar kalian mengeluarkan anggaran. Anggaran kecil sih biasanya nonton film di bioskop, pergi ke alun-alun, dan sebagainya.

Terakhir, "memanaskan" diri agar terbebas dari rasa jenuh adalah dengan sembahyang. Umat Muslim seperti biasa melakukan salat wajib lima waktu. Selain itu bisa dengan salat tahajud pada 2/3 malam. Di sanalah salah satu waktu paling mustajab ketika kalian mempunyai keinginan (hajat) dan memohonkannya kepada Sang Mahakuasa.

Wallahu a'lam


#OneDayOnePost #Batch4

0 komentar:

Post a Comment