:::: MENU ::::
teknologi informasi, cbt, online, pembelajaran online, pembelajaran komputer

Sekolah menengah tingkat atas di provinsi Banten mulai hari Senin ini sampai tiga hari ke depan melaksanakan simulasi pertama Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Ujian nasional dengan computer based technology atau dikenal dengan CBT mulai digaungkan sejak tiga tahun terakhir. Tahun ini menjadi wajib begi seluruh SMA dan SMK baik negeri maupun swasta melaksanakan UNBK.

Lebih luas lagi banyak penggiat pendidikan melakukan inovasi pembelajaran menggunakan media teknologi komputer. Sebutlah Quipper school atau Edmodo, dua nama yang familier dalam melaksanakan pembelajaran berbasis teknologi. Mereka memfokuskan diri berbagi pembelajaran melalui daring, sehingga pembelajaran tersebut dapat diikuti oleh semua pelajar sesuai tingkatannya dimana pun dan kapan pun.

Sayangnya dari pihak pendidik (guru) sendiri masih sedikit yang melek dan paham dengan media pembelajaran berbasis teknologi ini. Apalagi dengan mengambil teknologi daring seperti Quipper school dan Edmodo. Salah satu pendidik yang concern dengan dunia teknologi ini yaitu Urip, dengan blog-nya yang sudah sangat terkenal .......... Di sini para siswa bahkan para pendidik lainnya bisa menemukan berbagai referensi yang berkaitan dengan ilmu kimia, serta beberapa perangkat lunak (software) sebagai penunjang dalam pembelajaran kimia.

Lalu, kenapa pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan sangat semangat untuk melaksanakan UNBK? Kenapa tidak tetap memilih ujian berbasis pensil dan kertas yang lebih mudah dipahami anak didik?

Dari pengalaman penulis, ada keunggulan yang dimiliki jika pembelajaran dilaksanakan dengan berbasis teknologi. Contoh kecilnya adalah dalam hal evaluasi atau ujian. Nah, di bawah ini penulis memberi gambaran lima keunggulan pembelajaran berbasis teknologi.

1. Tampilan Sangat Interaktif

Berbeda dengan media papan tulis atau diagram, media teknologi komputer unggul dalam tampilan. Dengan menambahkan beberapa fitur, anak didik dapat melihat konsep atau materi pembelajaran yang interaktif. Mereka dapat menonton video, seakan mengalaminya secara nyata di depan mata kepala sendiri. Selain itu juga penambahan suara, grafis, warna, animasi semakin membuat perhatian anak didik ketika pembelajaran berlangsung lebih fokus.

Beberapa gaya belajar anak terakomodasi dengan media teknologi komputer ini. Gaya visual semakin dimanjakan dengan warna yang penuh, tayangan video atau animasi, dan grafis. Sedangkan gaya audio dapat menikmatinya dengan narasi yang keluar dari speaker, lagu, dan suara backsound yang dapat dipilih sesuai kebutuhan.

2. Menghemat Waktu

Membuat media pembelajaran melibatkan teknologi akan memangkas waktu dibanding membuat media dari bahan lainnya. Jika media poster atau diagram butuh waktu satu sampai dua hari, maka media komputer hanya memerlukan beberapa jam saja untuk menyelesaikannya. Selain itu jika ingin membuat soal ujian dengan berbagai tipe, biasanya seorang pendidik bisa menghabiskan waktu berhari-hari bahkan sampai satu minggu. Sedangkan dengan sistem CBT soal dapat diacak sampai puluhan variasi. Belum lagi untuk jawabannya yang bisa diacak. Membuat soal ujian semakin bervariasi dan bermacam tipe soalnya.

3. Menghemat Biaya

Salah satu faktor yang menjadikan kendala ketika anak didik melakukan praktikum di laboratorium adalah besarnya biaya. Untuk praktikum kimia kita bisa membeli alat dan bahan sampai ratusan ribu. Bahkan untuk zat-zat tertentu kisaran harganya bisa mencapai setengah juta. Selain mahal zat-zat yang pekat atau sangat reaktif cukup berbahaya jika dilakukan oleh anak didik.

Solusi dari kendala dalam kegiatan praktikum adalah menggunakan animasi atau video praktikum. Sumber animasi atau video bisa didapat dari situs penyedia video seperti Youtube, yang bisa diunduh dengan gratis. Bisa juga kita mencari berbagai animasi dengan kata kunci "*.swf" dari mesin pencari Google. Jika mempunyai keahlian dan waktu, pendidik dapat membuatnya sendiri menggunakan aplikasi multimedia seperti Adobe Flash atau PowerDirector.

4. Hasil Evaluasi Dapat Diketahui Saat Itu Juga

Bagian dari pembelajaran adalah evaluasi menggunakan tes tulis. Tes tulis secara konvensional akan memerlukan waktu dalam memeriksa jawaban anak didik. Jika jumlah anak didik hanya satu kelas atau tiga puluh lima orang sih tidak masalah, mungkin hanya membutuhkan waktu dua-tiga jam. Namun jika seluruh kelas dalam satu tingkat, kendala mulai muncul. Waktu yang dibutuhkan bisa sangat lama, belum lagi faktor kelelahan yang berakibat pengkoreksi tidak teliti memeriksa jawaban.

Dengan bantuan komputer evaluasi tes tulis, berapa pun jumlah soalnya, bisa diketahui hasilnya secara cepat. Bahkan jika anak didik memilih tombol selesai pada lembar ujian komputernya, pada saat itu juga hasil evaluasi masing-masing anak sudah dapat diketahui.

5. Tidak Terbatas Tempat dan Waktu

Wikipedia.org, salah satu situs ensiklopedia terbesar di muka bumi ini. Semua orang di belahan dunia mana pun dapat mencari referensi tentang kejadian atau pun tentang sebuah materi (bahkan dengan referensi berdasarkan bahasa sendiri). Bahkan Wikipedia menyeidakan juga Wikispecies yang berisi nomenklatur makhluk hidup secara lengkap dengan koleksi ratusan ribu makhluk hidup. Selain bisa diakses dimana pun tanpa melihat letak geografis, Wikipedia dapat diakses kapan pun, dan menjadi salah satu bukti teknologi komputer tidak terbatas oleh tempat dan waktu.

Itulah beberapa keunggulan media pembelajaran berbasis komputer dibanding media konvensional. Dari beberapa tulisan di atas, semoga dapat memberikan inspirasi bagi pendidik untuk lebih mengembangkan media pembelajaran berbasis komputer.


#OneDayOnePost

0 komentar:

Post a Comment