:::: MENU ::::

"Maaf Mas, Mbak, kami tidak jualan masakan kentang lagi!"

Itulah kalimat yang meluncur dari mulutku, ketika ada seseorang yang datang ke warung kami. Ya, di sini kami tidak menjual kentang lagi. Sebulan lebih kami bersama-sama menjual berbagai macam rasa kentang, disajikan dalam keadaan 'fresh' dan bisa dinikmati oleh semua orang.

Bukankah kami baru saja merintis jualan kentang ini? Bukankah kami sedang dalam semangat-semangatnya menyajikan aneka rasa kentang, lalu tiba-tiba kami di sini tidak bisa berjualan lagi?

Keputusan itu memang keputusan yang sulit. Dan itu bukan keputusan gegabah yang diambil oleh pemilik warung kentang. Berbagai pertimbangan dan pikiran ke masa depan membuat mereka memutuskan untuk merger dengan tiga warung lain, membuat warung bahkan sebuah toko yang lebih besar dan masakan yang lebih beraneka ragam. Aku paham sekarang, jika kami terus berjualan di warung ini, masakan kami hanya memiliki varian rasa terbatas. Dengan di-merger-nya empat warung menjadi satu usaha, kami akan memiliki masakan yang lebih bervariasi. Jika kami terus berjualan di warung ini, kami tak akan pernah besar. Kami hanya akan menjadi warung pinggiran jalan layaknya warung kaki lima yang setiap saat bisa digusur.

Entah apa yang harus kuucapkan, tak ada kata-kata yang terlontar pada malam itu, ketika pemilik warung mengumumkan keputusan itu. Sedih, ya tentu saja. Teman-teman chef tak ada yang senang menerima keputusan itu. Termasuk pemilik warung kentang. Namun dibalik semua berat hati dan kesedihan yang ada, masih ada keyakinan bahwa kebersamaan warung kentang akan tetap ada dan terjaga. Masih ada keyakinan bahwa para chef kentang akan tetap eksis di dalam warung atau bahkan toko yang lebih besar lagi. Mereka akan semakin mahir menyajikan aneka masakan yang terbuat dari bahan kentang.



*) Tulisan di atas dibuat sebagai rasa terima kasih kepada teman-teman grup Kentang, teman-teman admin dan Pije, khususnya kepada Bang Syaiha atas kebersamaan, kesempatan bergabung, ilmu yang diberikan, dan inspirasi yang selalu hadir.



#OneDayOnePost

2 comments:

  1. Mantap! Rasa kentangnya sangat dominan.

    ReplyDelete
  2. Ini kenapa masih kebawa sampe sini sih bapernya, kentang plus wortel dicabein dibawangin enak looh :D

    ReplyDelete