:::: MENU ::::
motivasi anak rema
Hai, kalian anak remaja, kids zaman now!, sepulang sekolah biasanya kemana? Atau sepulang sekolah pada ngapain?

Mungkin kalian melihat teman kalian ramai-ramai pergi ke bioskop, nonton film kekinian. Begitu gembira dari wajah-wajah mereka. Terus ada salah seorang mengajak nonton juga. Duh, senang sekali diajak nonton. Tapi, tanya dulu: AMBaK?

Di lain kesempatan anak-anak cowok pada heboh membicarakan game terbaru: Ludo! Hampir tiap hari mereka berkumpul di depan ruang serbaguna, lalu nebeng wifi-an, bermain Ludo juga. Takut dibilang gak gaul, kalian ikut juga bergerombol di depan ruang serbaguna itu. Lalu, sekalian saja main game yang lagi naik pamor itu. Tapi, sebelum bermain tanya dulu: AMBaK?

Penat seharian belajar, melahap soal-soal yang diberikan guru. Sebagian sekolah sudah menerapkan full day school. Ah, langsung aja kalian pulang ke rumah. Sesampai di rumah, makan sore (karena sesampai di rumah memang sudah lebih dari jam 2), bersih-bersih lalu tidur. Mau tidur seharian sampai malam. Balas dendam tadi siang kelewat istirahatnya, batin kalian. Eits, tunggu dulu! Sebelum melakukan itu, pertama tanya: AMBaK?

Kalian pernah dengar dari guru kimia kalian, selalu ada dua pilihan dan kalian bebas mau memilih yang mana. Pilihan pertama, sekarang berleha-leha, tertawa, santai-santai, masa bodoh, bagaimana nanti saja, dan lima tahun ke depan akan menyesal seumur hidup. Atau, pilihan kedua, sekarang bekerja keras, berpeluh keringat, marah, kecewa, lelah, tertekan, terus menerus belajar, sedih, memikirkan nanti bagaimana, dan lima tahun ke depan kalian akan bahagia selamanya. Lalu, kalian putuskan untuk pergi ke perpustakaan sepulang sekolah, niatnya mau pinjam buku, membaca, belajar, diskusi dengan guru dan teman lainnya. Tetapi tetap saja, pertama kali kalian harus bertanya: AMBaK?

***

Duh, apa sih dari tadi AMBak-AMBaK-AMBak?!

Saya rasa banyak diantara kalian pernah dengar kata "AMBaK", bahkan saya yakin banyak pula yang sudah mengetahui arti kata tersebut. Jika kalian kutu buku, hobi membaca buku dengan tema potensi diri atau tentang kepribadian pasti kalian akan paham kata AMBaK yang dikenalkan oleh Mas Hernowo. Siapa itu Mas Hernowo?

Beliau adalah seorang penulis bergenre tulis menulis dan kepribadian. Belasan bukunya sudah diterbitkan dan banyak yang menjadi best seller. Mas Hernowo memperkenalkan kata AMBaK yang dapat kita gunakan ketika hendak melakukan sesuatu, atau ingin membaca sebuah buku. Maka tanya terlebih dahulu, AMBaK: Apa Manfaatnya BagiKu?

Ketika kalian memutuskan untuk ikut menonton film "Warkop DKI Reborn", maka Apa Manfaatnya BagiKu? Adakah hal yang bisa diambil jika kalian menonton film itu? Berapa harga tiket masuknya? Berapa ongkos buat pergi ke bioskopnya? Jika tidak menonton apakah rugi buat kalian di kemudian hari? Nah, jawabannya adalah sesuai kebutuhan kalian. Ingat, kebutuhan ya, bukan keinginan.

Bermain game tentu saja selalu menyenangkan, karena melibatkan otak kanan. Kalian bisa bertahan bermain game tiga jam non-stop. Padahal untuk buku matematika misalnya, hanya disuruh membaca selama lima belas menit saja, kalian sering mengeluh. Apa Manfaatnya BagiKu ketika bermain suatu game? Apakah hanya kepuasan batin atau mendapat gengsi lalu teman-teman menjadi kagum? Apakah waktu yang kalian habiskan terbuang sia-sia? Padahal masih banyak hal lain yang lebih penting dan bermanfaat.

Sama halnya dengan kegiatan lainnya, apa pun itu. Mas Hernowo sering mencontohkan jika kalian hendak membaca sebuah buku, maka pertanyaannya Apakah Manfaatnya BagiKu? Sebuah buku novel "Harry Potter: Deathly Hollow" yang super tebal merupakan bacaan yang sangat asyik. Namun apa ada manfaatnya jika kalian membacanya? jangan-jangan kalian membaca hanya karena gengsi, teman-teman kalian sudah membacanya semua, terus ikut-ikutan ingin membaca.

Tidak selamanya bermain game atau membaca buku ada manfaatnya buat kalian. Masing-masing orang mempunyai kebutuhannya sendiri. Maka, kunci awalnya adalah apakah kegiatan yang akan kalian lakukan merupakan kebutuhan atau hanya keinginan?

Kata kunci berikutnya selalu tanyakan kepada diri sendiri, apakah hal itu bermanfaat bagi diri sendiri? Kalau tidak, jangan dilakukan. Kalau hanya karena gengsi, maka tinggalkan. Jika hanya menuruti keinginan teman, maka lupakan, walau nanti kalian akan berjarak dengan teman kalian.


Semoga bermanfaat.

Sumber gambar: pixabay.com

#OneDayOnePost
#Batch4

5 comments:

  1. Ini mah tulisan mastah. Keren super duper. Sarapan sarat gizi...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillaah...
      Makasih Bang, tp Abang terlalu menyanjung, ini jg dpt inspirasi dr Abang lho!

      Delete
  2. The best pakk.. bisa jadi acuan biar ga nyia nyiain waktu :v

    ReplyDelete