:::: MENU ::::

Situteraté, penghujung musim hujan tahun 2018

Mega masih menggelayut pada birunya langit. Namun tak jua melepas buliran air yang selalu membuat rindu. Ada rasa segan mungkin atau mega masih tak sudi melepasnya. Empat pagi ini kayuhan sepedaku selalu ditemani oleh dukhan yang menghalangi pandangan dan membuat bulu kuduk berdiri. Selalu indah.

Bersyukurlah selalu anak-anakku, karena dalam hidupmu hanya ada dua kabar, kabar baik dan kabar sangat baik. Maka, jika kalian bertemu dengan Bapak, akan menerima sapaan ada kabar baik apa hari ini?. Lalu, kalian bertanya, memangnya tidak ada kabar buruk?

Kabar buruk hanya diciptakan oleh pikiran manusia, karena Tuhan, Allah Ta'ala selalu memberi anugerah kepada manusia. Kalian bertanya lagi, ketika saya dapat juara lomba? Oh, itu tentu saja kabar sangat baik. Kalau saya sakit Pak? Itu kabar baik juga. Kalau mendengar teman kita kecelakaan Pak? Tetap saja kabar baik. Dan sudah kutebak, kalian akan mengerutkan dahi memprotes ucapanku.

Begitulah, anak-anakku, tidak ada satu pun kabar buruk. Yang ada hanyalah Aku sesuai dengan persangkaan hamba padaKu. Maka, jangan pernah merasa bahwa apa yang kalian alami adalah kabar buruk. Ketika kalian mendapat juara, itu adalah ujian, agar kalian tidak sombong. Agar kalian tidak merasa lebih baik dibanding temannya. Juara adalah sebuah anugerah dari Sang Maha Bijak.

Nah, jika kalian sedang sakit hasbunallah ni'mal wakiil ni'mal mawla wa ni'mal wakiil. Sejauhmana kalian bersabar dengan "derita" yang kalian terima. Atau mendengar teman kalian kecelakaan, bersyukur kalian masih diberi keselamatan, bersyukur teman kalian hanya luka lecet sedikit, bersyukur kalian diberi peringatan agar lebih hati-hati ketika berada di jalan.


-ooOoo-

Tiga tahun sudah berada di tempat ini, menerima pengajaran, menerima didikan dari kami. Menerima berbagai petuah, melakukan banyak hal, melakukan banyak karya dan prestasi, dan akhirnya kalian akan meninggalkan tempat ini. Tak ada yang abadi, kata Ariel Noah dalam lagunya. Maka, semuanya akan pergi, semuanya akan pupus.

Ini adalah goresan tinta dari seorang orang tua, yang sangat mencintai kalian. Namun bukan orang tua yang baik. Bukan orang tua ideal yang selalu memberi petuah bijak, yang selalu memberi lindungan kepada kalian. Sosok ini hanyalah orang tua yang selalu mencintai kalian, menyayangi kalian, sampai kapan pun.

Tahun depan kalian akan pergi, meninggalkan tempat ini, bertemu dengan orang-orang baru, bertemu dengan guru-guru baru, terjebur ke dalam masyarakat luas, sebenar-benarnya kehidupan --yang akan lebih keras, tentu saja. Goresan tinta ini hanya sedikit kenangan, sedikit bekal buat kalian semua dalam mengarungi kehidupan selanjutnya.


-ooOoo-

Bersambung ...

HALAMAN          2 >>

#OneDayOnePost

18 comments:

  1. Buat kelas XII yang mau lulus ya kang? 😁😁

    ReplyDelete
  2. Wah pak dwi sayang banget ya sama murid2nya

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe.. insya Allah Bun, investasi akhirat

      Delete
  3. Haru banget bacanya,
    Teringat guru masa sekolah T_T
    Terimakasih Pak Guru, kan kami ingat selalu petuahmu ^_^

    ReplyDelete
  4. Terharu bgt ini kalo sy jd muridnya 😭

    ReplyDelete
  5. sedih...
    dulu guruku gak ada yg bikin ginian pas aku mau lulus sma 😅

    ReplyDelete
    Replies
    1. walau tdk tertulis, di sanubari pasti mereka berkata seperti ini juga

      Delete
  6. Pak guru mengabdi setulus hati
    Tak apa pegal-pegal kayuh sepeda
    Tak masalah pergi pagi pulang larut
    Asalkan kami, muridnya, senantiasa bahagia
    Terimakasih Pak guru, jasamu, hanya Tuhan yang sanggup membalas.

    Jadi pingin jadi guruu.. 😢

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin yaa Allah.. Subhanallah wal hamdulillah

      Delete
  7. Selalu dinanti kabar baik di blog ini. Semangat pak guru!

    ReplyDelete
  8. 😭😭😭😭😭😭😭😭😭

    ReplyDelete
  9. Saya selalu tak sanggup menghadiri kelulusan. Meski bukan pengajar kelas XII. Meski suka kecewa, saat harus pisah tetep sedih juga.

    ReplyDelete
  10. Pak guru...pasti murid-muridnya juga ngerasa kehilangan deh klo lulus.

    ReplyDelete
  11. Jadi kangen sama wali kelas XII dulu.. 😭

    ReplyDelete