:::: MENU ::::


Kemanakah akhlak yang baik itu?
Bukankah kita diperintah untuk berlomba-lomba dalam kebaikan?

Kini, kita lebih banyak berlomba-lomba menebar kebencian, mengumbar keburukan, mempertontonkan kejelekan orang lain, tanpa pernah memberi aplaus prestasi dan kehebatannya.

Kini, kita lebih mudah berprasangka daripada tabayyun, lebih sering mengolok-olok daripada memberi dukungan, lebih senang melihat kekurangan daripada kelebihan.

Bahkan orang yang baru belajar agama dipanggil ustadz, ucapannya langsung diamini tanpa pernah mencoba belajar dan mendengar kepada orang yang benar-benar belajar agama selama puluhan tahun.

Kita lebih mengidolakan tokoh yang pandai beragumen, lebih suka mendengar tokoh yang dengan gampangnya mendungu-dungukan orang lainnya, yang kerjaannya memprovokasi, selalu membenci, menyebar berita bohong, fitnah, selalu memaksakan kehendak, --yang disangkanya lebih banyak mendatangkan maslahat, padahal tidak-- selalu haus dengan syahwatnya --harta dan tahta.

-ooOoo-

#SebarCeritaBaik

3 comments:

  1. Ke manakah akhlak yang baik itu? 😢

    ReplyDelete
  2. Semoga kita dijauhkan dari sifat yang buruk. Aamiin

    ReplyDelete
  3. Terima kasih pengingatnya kang 😢

    ReplyDelete